Satya Lencana Karya Satya

Satya Lencana Karya Satya adalah sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada PNS yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetian dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya.

DASAR HUKUM :

  1. UU No. 20 Tahun 2009 ttg. Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
  2. PP No. 1 Tahun 2010 ttg. Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
  3. PP No. 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2009 ttg. Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

PENGERTIAN :

  1. Dianugerahkan kepada Pegawai Negeri Sipil, sebagai penghargaan yang dalam melaksanakan tugasnya telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan serta telah bekerja terus menerus sekurang-kurangnya 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. 
  2. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya terdiri dari 3 macam:
  3. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun;
  4. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun;
  5. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun
  6. Bentuk dan warna pita (Dasar Biru, dengan lima lajur abu-abu) 
  7. Warna Medali dapat dibedakan: 
    a. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun (warna perunggu);
    b. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun (warna perak);
    c. Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun (warna emas)

Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dipakai pada pakaian resmi saat upacara hari besar nasional atau upacara besar lainnya dan pakaian dinas harian.

Dalam hal penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya tidak lagi memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Presiden berhak mencabut Tanda Kehormatan yang telah diberikan. Pencabutan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ditetapkan dengan Keputusan Presiden setelah mendapat pertimbangan Dewan Gelar, Tanda Jasa.

 

Syarat Pengusulan Satya Lencana Karya Satya

  1. Fotocopy SK. CPNS
  2. Fotocopy SK. PNS
  3. Fotocopy SK. Pangkat Terakhir
  4. Fotocopy SK. Jabatan Terakhir (bila menduduki Jabatan)
  5. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang/berat

Masing-masing dibuat dalam 2 (dua) rangkap dan dimasukkan dalam MAP